iklan

Negara dengan nilai mata uang terendah

                                           5 negara dengan niai mata uang terendah 

Mata uang merupakan hal paling pokok dalam dunia keuangan.Ketika mata uang suatu negara bernilai tinggi tentu akan memberi banyak keuntungan untuk memenuhi kebutuhan suatu negara tersebut. 

Namun apa yang akan terjadi ketika suatu negara memiliki mata uang rendah? mata uang (nilai kurs) akan menerima penawaran yang lebih banyak dibandingkan dengan permintaan, sehingga akan menyusahkan proses jual beli, misal membeli roti saja harganya milyaran, bahkan masyarakat akan lebih memilih menimbang uang transaksi daripada menghitungnya. Penyebab Nilai Tukar Mata Uang menjadi rendah diantaranya seperti Defisit Neraca Perdagangan, Suku Bunga yang rendah dan juga Hutang publik serta kondisi ekonomi dan politik suatu Negara.



Ada 180 mata uang yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang masih mengacu pada USD sebagai kiblat tinggi rendahnya mata uang. Namun kali ini kita akan membahas 5 mata uang terendah di dunia, bahkan jauh dibawah rupiah. Berdasarkan Yahoo Currency Converter pada tanggal 9 Juni 2016 mata uang yang lebih rendah dari IDR adalah sebagai berikut:


1. Sao Tome Dobra (STD)
Republik Demokratik Sao Tome dan Principe adalah sebuah terkecil di Afrika. Negara dengan mata uang Dobra dengan kode STD ini memiliki pulau-pulau yang subur, negara ini pernah menjadi produsen gula terbesar di dunia pada abad ke-20. Negara dengan luas 67% dari luas DKI Jakarta, saat ini menjadi pengekspor kopi, coklat, dan kelapa sawit.

Uang kertas Sao Tome mempunyai nilai nominal tertinggi 100.000 STD. [img src

Nilai Tukar 

United States Dollar USD (US$ 1)  = 21483.5 Sao Tome Dobra (STD)
Rupiah Indonesia IDR (Rp 1) = 1,6232 Sao Tome Dobra (STD)



2. Iran Rial (IRR)
Iran masih menjadi negara yang memiliki mata uang terendah di dunia. Negara yang memiliki bank sentarl Central Bank of thr Islamic Republic of Iran ini memakai mata uang bernama Rial Iran (IRR). Dikarenakan Iran yang terletak di benua Asia ini memiliki kondisi perpolitikan yang tidak stabil dan isu nuklir membuat negara-negara seperti Amerika dan Eropa resah dan melakukan embargo minyak.

Uang koin terbesarnya adalah 5.000 IRR dan uang kertas nominal terbesarnya adalah 100.000 IRR [img src]

Nilai Tukar 
United States Dollar USD (US$ 1)  =  30486 Iran Rial (IRR)
Rupiah Indonesia IDR (Rp 1) = 2,3014 Iran Rial (IRR)



3. Vietnam Dong (VND)
Vietnam merupakan negara tetangga yang bernilai rendah setelah Iran. Negara dengan populasi 84 juta jiwa mendapat rangking 13 negara terpadat di dunia. Perang Vietnam sangat menghancurkan perekonomian Vietnam diantaranya ekonomi Vietnam terganggu oleh ketidak efisien-an dan korupsi dalam program-program negara. Vietnam juga menderita akibat embargo perdagangan oleh Amerika Serikat. Pada saat yang bersamaan, investasi asing tumbuh tiga kali lipat sehingga sekarang Vietnam adalah produsen minyak terbesar ketiga di Asia Tenggara.


Vietnam secara umum masih tergolong negara miskin, berdasarkan jumlah penduduk yang hidup dengan pendapatan di bawah $1 per hari, telah menurun secara drastis dan sekarang lebih sedikit daripada di Tiongkok, India dan Filipina. Pengangguran diperkotaan meningkat terus menerus dalam beberapa tahun terakhir karena tingginya tingkat migrasi dari desa ke kota-kota, sedangkan pengangguran di pedesaan sudah mencapai level kritis. 

 Vietnam Central Bank pun sempat mengeluarkan uang kertas dengan nominal terbesar 500.000 VND. [imgsrc]

Nilai Tukar 
United States Dollar USD (US$ 1)  =  22344 Vietnam Dong (VND)
Rupiah Indonesia IDR (Rp 1) =  1,6867 Vietnam Dong (VND)


4. Belarus Ruble (BYR)
Merupakan negara di Eropa Timur yang terkenal dengan bangunan kastil yang begitu indah. Belarus ialah negara pedalaman, relatif datar, dan memiliki bidang berawa yang besar. Danau dan sungai membentuk negeri ini. Hutan meliputi sekitar 34 % keseluruhan bentang darat, membuat produk kehutanan SDA paling tertinggal di negara yang memiliki bank sentral National Bank of the Republic of Belarus.

 National Bank of the Republic of Belarus mengeluarkan uang kertas dengan nominal terbesar 100000 Belarus Ruble (BYR) [img src]

Nilai Tukar 
United States Dollar USD (US$ 1)  =  19740 Belarus Ruble (BYR)
Rupiah Indonesia IDR (Rp 1) =  1,4903 Belarus Ruble (BYR)



5. Ecuador Sucre (ECS)
Ekuador adalah sebuah negara di Amerika Selatan yang berbentuk republik. Mempunyai wilayah sebesar 272.045 km² negara ini juga merupakan salah satu dari dua negara di Amerika Selatan yang tidak berbatasan dengan Brasil. 


Negeri dengan ibu kota Quito ini terkenal dengan kepulauan tropis yang dikenal masyarakat dunia sebagai Galapagos world herritage karena kekayaan hayati di dalamnya yang memang sangat kaya akan fauna, beragam jenis burung bisa ditemui disini salah satunya burung Nazar.

Uang kertas dengan nominal terbesar 50000 Ecuador Sucre (ECS)
 [img src]
Nilai Tukar 
United States Dollar USD (US$ 1)  =  25000 Ecuador Sucre (ECS)
Rupiah Indonesia IDR (Rp 1) =  1.8874 Ecuador Sucre (ECS)


Itulah 5 Negara Dengan Mata Uang Terendah Di Dunia, Bahkan Jauh Di Bawah Rupiah, 5 negara di atas recomended buat kamu yang doyan travelling keluar negeri karena kurs rupiah masih terbilang tinggi di negara ini. Dan seperti biasa di akhir terima kasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

2 Responses to "Negara dengan nilai mata uang terendah"

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Iran masih menjadi negara yang memiliki mata uang terendah di dunia. Negara yang memiliki bank sentarl Central Bank of thr Islamic Republic of Iran ini memakai mata uang bernama Rial Iran (IRR). Dikarenakan Iran yang terletak di benua Asia ini memiliki kondisi perpolitikan yang tidak stabil dan isu nuklir membuat negara-negara seperti Amerika dan Eropa resah dan melakukan embargo minyak. Mata Uang Iranian Rial adalah mata uang terendah di dunia
    di posisi pertama. Beberapa dampak negatif dari perang Irak-Iran dan pengembangan senjata nuklir dalam pemerintahan, membuat beberapa negara adikuasa memberlakukan sanksi ekonomi dan politik bagi Iran. Salah satunya adalah membatasi akses ke pasar komoditas dunia. Tentu saja kondisi ini mengakibatkan penurunan yang sangat signifikan dalam perekonomian mereka.

    ReplyDelete

Fakta Menarik Tentang Warna

                                                     Beberapa Fakta Mengenai Warna Sebrang kros warnanya hitam dan putih, langit warnan...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel